aspwebnews.com, SINTANG – Pimpinan PT Sinar Unggul Negeri (SUN), Sun Pranoto menegaskan bahwa produk biomassa Empty Fruit Bunch (EFB) dari pabrik barunya di Desa Manis Raya, Kecamatan Sepauk, untuk sementara waktu ditujukan sebagai bahan campuran (co-firing), bukan pengganti penuh batu bara. Dalam penggunaannya, komposisi yang diterapkan yaitu 70 persen batu bara dan 30 persen produk biomassa.
Selain menjelaskan skema produksi, Sun Pranoto menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sintang, dalam hal ini Bupati Gregorius Herkulanus Bala, terhadap investasi pengolahan limbah sawit ini.
Pihaknya juga menyampaikan bahwa pasokan bahan baku pabrik saat ini masih didatangkan dari Kabupaten Sekadau, meski sebagian sudah diserap dari wilayah Sintang.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala, yang meresmikan pabrik pada Sabtu (22/8/2026), mengapresiasi inovasi pengolahan limbah tandan kosong sawit menjadi energi bernilai ekonomi.
Bupati berharap hadirnya pabrik ini dapat menyerap tenaga kerja, menggerakkan roda ekonomi masyarakat Sepauk, serta mengingatkan perusahaan untuk tetap taat membayarkan kewajiban pajak.
Guna mendukung kelancaran operasional pabrik dan aktivitas warga, Pemerintah Pusat juga dijadwalkan membangun akses jalan menuju Desa Buluh Kuning melalui Dana Bagi Hasil (DBH).









