aspwebnews.com, SINTANG – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala membuka dan memberikan pengarahan pada kegiatan High Level Meeting Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Sintang Tahun 2026 di Balai Praja Kantor Bupati Sintang pada Kamis, 5 November 2026.
Kegiatan diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sintang dan dihadiri seluruh anggota TKPKD Kabupaten Sintang.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan bahwa rapat ini diharapkan mampu menghasilkan langkah nyata dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sintang sehingga tercapai target pengentasan kemiskinan.

“berdasarkan data Tahun 2025 tingkat kemiskinan Kabupaten Sintang adalah 7,93% dan target penurunan angka kemiskinan RPJMD Kabupaten Sintang 2025-2029 adalah 6,53% pada tahun 2029 dan target Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah tahun 2026-2030 adalah 6,1% pada tahun 2030. Oleh karena itu diperlukan peran dari semua pihak secara sinergi dan terintegrasi dalam mengatasi kemiskinan ini” terang Gregorius Herkulanus Bala
“Kita telah memiliki tim koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah yang merupakan gabungan dari semua perangkat daerah untuk melakukan koordinasi perumusan kebijakan perencanaan pelaksanaan dan pemantauan pelaksanaan penanggulangan. Saya berharap tim ini melakukan penguatan substansi kebijakan penanggulangan kemiskinan dalam arti memberikan penajaman, fokus, lokus dan perluasan cakupan program dan anggaran” harap Gregorius Herkulanus Bala
“saya juga berharap dilakukan penguatan perlembagaan koordinasi dalam arti pelaksanaan keterlibatan nyata semua pemangku kepentingan yang ada dari dua hal ini harapannya penanganan kemiskinan kita lakukan secara komprehensif sehingga kebijakan penangg penanggulangan kemiskinan dapat dirancang sesuai dengan karakter masing-masing wilayah sehingga kita dapat mengintervensi program penanggulangan kemiskinan secara lebih tepat” terang Gregorius Herkulanus Bala
“saya juga ingin menegaskan komitmen penuh dan intervensi nyata dari pemerintah daerah melalui empat strategi kebijakan penanggulangan kemiskinan dengan Kabupaten yakni pengurangan beban pengeluaran masyarakat miskin dan rentan melalui penyelenggaraan perlindungan sosial yang komprehensif. Kedua, meningkatkan pendapatan masyarakat melalui penciptaan kesempatan kerja dan pengembangan penghidupan berkelanjutan. Tiga, penurunan jumlah kantong-kantong wilayah kemiskinan melalui peningkatan infrastruktur dan perluasan layanan data. Empat, optimalisasi sistem pendukung, sinergi kebijakan dan program penagaan kemiskinan daerah” terang Gregorius Herkulanus Bala
“untuk itu, dukungan pemerintah daerah akan berjalan optimal jika tersedia validasi data dan sinergi lintas sektor terkait valid data. Saya mengharapkan para camat untuk memastikan akurasi data kemiskinan di wilayah masing-masing. Data yang valid adalah pondasi utama agar seluruh program pemerintah benar-benar tepat saran. Sedangkan terkait energi lintas sektoral, saya mengharapkan seluruh perangkat daerah agar dapat bersinergi sehingga program penanggulangan kemiskinan saling sinergi dengan program lainnya” terang Gregorius Herkulanus Bala
“dengan kerja keras, transparansi, data, dan kolaborasi yang solid, saya berharap kita mampu menegakkan angka kemiskinan di Kabupaten Sintang seperti yang sudah ditargetkan secara signifikan demi mewujudkan masyarakat yang maju, mandiri dan sejahtera. Saya mengingatkan banyak hal yang harus kita lakukan dengan aksi nyata misalnya BGN. Di sana ada proses ekonomi, di sana ada banyak menyerap tenaga kerja. Soal MBG, hari ini di Sintang malah dapur banyak yang ditutup dan banyak yang mohon malah tidak dapat izin. Ada bangunan sudah dibikin juga belum dibayar” terang Gregorius Herkulanus Bala.






