Bupati Sintang Terima 25 Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak, Dorong Pembelajaran Yang Menyenangkan

aspwebnews.com, SINTANG -Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menerima 25 mahasiswa-mahasiswi Universitas PGRI Pontianak yang akan melaksanakan Program Lapangan Persekolahan (PLP) di Balai Praja Kantor Bupati Sintang pada Rabu, 2 September 2026.

Hadir pada kegiatan tersebut Wakil Rektor II Universitas PGRI Pontianak Suherdiyanto, Asisten I Bidang Pemerintahan Yustinus J, Dosen Pembimbing PLP Whalsen Duli Agus Lauh, Kepala Sekolah dan mahasiswa-mahasiswi.

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan dengan senang hati menerima mahasiswa-mahasiswi Universitas PGRI Pontianak yang akan melaksanakan praktek di Kabupaten Sintang.

“ke depan, jika memungkinkan, arahkan mahasiswa untuk praktek di sekolah yang ada di pedalaman. Bagi saya, pendidikan itu penting untuk meningkatkan sumber daya manusia. Saya berpesan, mahasiswa yang akan praktek ini, agar menjadi calon guru yang membuat senang dan nyaman muridnya. Cara mentransfer ilmu kepada murid akan menentukan ilmu itu bisa diterima dengan mudah dan nyaman oleh murid” terang Gregorius Herkulanus Bala

“saya ingat dulu, kalau saya sekolah, lihat Jadwal besoknya siapa, ada guru tertentu yang ditakuti. Kalau sudah takut, bagaimana mau menyerap ilmu yang disampaikan. Ada juga sebaliknya kita merasa nyaman ketika diajari guru tertentu sehingga karena merasa nyaman, mudah menerima pelajaran” terang Gregorius Herkulanus Bala

“ini perlu menjadi pemikiran mahasiswa ketika kelak menjadi guru. Saya harus menjadi guru yang seperti apa. Karena menjadi guru ini ada seni juga. saya bergelut didunia dagang dan bisnis, saya harus menggunakan cara bagaimana menjadi sales yang menarik dan mudah dipahami konsumen” terang Gregorius Herkulanus Bala

“kita harus merasa bangga ketika kita mampu mentransfer ilmu dengan mudah, nyaman dan menyenangkan kepada anak-anak kita. Kalau tidak seperti itu, guru tidak diperlukan. Tinggal buku diberikan ke anak, suruh belajar sendiri. Kenapa harus ada guru, supaya murid mudah menerima pelajaran” terang Gregorius Herkulanus Bala

“saya ini seorang bupati yang tidak pernah mengenyam bangku kuliah. Karena dulu kami mengalami keterbatasan ekonomi, transportasi dan jarak yang jauh. Justru kondisi ini yang membuat saya peduli dengan pendidikan. Saya ingin anak-anak tidak mengalami seperti yang saya alami. Semua bisa sekolah dan kuliah” terang Gregorius Herkulanus Bala

“kepada sekolah tempat praktek agar membimbing mahasiswa yang akan praktek. Berikan arahan dan jalin komunikasi yang baik sampai selesai. Sehingga mereka nyaman, bisa mempraktekan ilmunya dengan baik dan akhirnya bisa meraih nilai bagus” terang Gregorius Herkulanus Bala

Suherdiyanto Wakil Rektor II Universitas PGRI Pontianak menyampaikan Kabupaten Sintang ini sudah 12 tahun selalu menjadi tujuan mahasiswa melaksanakan PLP.

“PLP ini menjadi ujian yang real bagi mahasiswa, kelas itu bukan realitas kehidupan kita yang nyata. Tapi yang nyata itu adalah bagaimana kita terjun ke dunia masyarakat kita, kesatuan pendidikan kita, kita belajar kita menguji apakah yang kita dapatkan nilai yang sudah diraih itu berbanding lurus dengan apa yang kita bisa lakukan di tengah-tengah Masyarakat. Kemampuan berkomunikasi, menempatkan diri dan beradaptasi sangat penting. seorang guru bukan hanya mampu bercerita saja, tapi juga menjadi teladan.” terang Suherdiyanto

Whalsen Duli Agus Lauh Dosen Pembimbing PLP Universitas PGRI Pontianak menjelaskan bahwa ada 25 mahasiswa-mahasiswi semuanya asal Kabupaten Sintang yang akan melaksanakan Program Lapangan Persekolahan (PLP) selama 3 bulan di Kabupaten Sintang.

“mereka akan melaksanakan PLP sampai 11 Desember 2026 dan 25 orang ini kami sebar ke 4 SMP Negeri di dalam Kota Sintang” beber Whalsen Duli Agus Lauh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *