Hadiri Pelantikan Pengurus P2D Sintang, Ini Pesan Wakil Bupati Sintang

aspwebnews.com, SINTANG -Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Perempuan Dayak (P2D) Kabupaten Sintang Periode 2026-2030 di Pendopo Bupati Sintang pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Hadir pada pelantikan tersebut Anggota Frokopimda, perwakilan OPD Pemkab Sintang, Organisasi Masyarakat, Hendrika Ketua DPC Perhimpunan Perempuan Dayak (P2D) Kabupaten Sintang Periode 2026-2030 dan jajaran pengurus, Dewan Adat Dayak Kabupaten Sintang, Ketua DPD P2D Provinsi Kalimantan Barat Fransiska Editawaty Soeryamassoeka dan tamu undangan lainnya.

Florensius Ronny Wakil Bupati Sintang menyampaikan Pemerintah Kabupaten Sintang mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus DPC P2D Kabupaten Sintang yang hari ini sudah dilantik.
“menurut saya, amanah ini tidak ringan mengingat pengurus P2D ini merepresentasi dari Perempuan Dayak Sintang yang cerdas, tangguh berbudaya dan berjiwa membangun” terang Florensius Ronny

“Perempuan Dayak punya peran yang tidak bisa dipandang sebelah mata dalam sejarah dan pembangunan di bumi Senentang ini. Sejak dulu Perempuan Dayak adalah penjaga lumbung, pendidik pertama dalam keluarga, penenun peradaban dan penjaga nilai adat” terang Florensius Ronny

“di ladang mereka bekerja, di rumah mereka mendidik, di masyarakat mereka merajut kerukunan. Karena itu kami menaruh harapan yang besar kepada Perhimpunan Perempuan Dayak Kabupaten Sintang untuk menjadi mitra strategis pemerintah. Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Ketua dan Pengurus P2D sebelumnya” terang Florensius Ronny
“pesan saya adalah jadilah pelindung dan pelestari budaya tenun ikat Sintang, manik-manik, tarian, bahasa dan nilai-nilai luhur Dayak. Jangan sampai punah di tangan generasi kita. Ajarkan ke anak cucu kita, jadikan budaya sebagai kebanggaan bukan sebagai beban. Pemerintah siap mendukung melalui program ekonomi kreatif dan event-event budaya”pesan Florensius Ronny

“jadilah penggerak ekonomi dan kesejahteraan keluarga. Kami tahu bahwa banyak perempuan disini adalah pelaku UMKM tangguh, penenun, perajin, petani, dan pedagang. P2D Sintang harus jadi wadah untuk naik kelas bersama. Bentuk kelompok, akses pelatihan, manfaatkan bantuan dari pemerintah. Perempuan berdaya, keluarga sejahtera, Sintang maju” terang Florensius Ronny.

“jadilah penjaga kerukunan dan moral bangsa. Kabupaten Sintang ini rumah besar yang kita banggakan. Dayak, Melayu, Tionghoa, Jawa dan semua komponen suku bangsa hidup berdampingan. Perempuan punya peran sentral yang mendalam di sebuah rumah tangga. Didik anak-anak kita dengan cinta, dengan toleransi dan semangat gotong royong. P2D harus jadi teladan persatuan di tengah keberagaman” pesan Florensius Ronny

“Jadilah garda terdepan melawan narkoba dan pergaulan bebas. Ini harus kami sampaikan ini dengan tegas, karena saat ini Sintang sedang darurat narkoba. Data dari BNN Sintang tahun 2025, ada 30% pengguna yang direhabilitasi adalah usia 15-25 tahun yang merupakan anak-anak kita, generasi penerus kita. Narkoba sudah masuk ke kampung, sudah masuk sekolah. Ini musuh kita bersama. Karena itu, kami menghimbau kepada P2D Kabupaten Sintang, jadikan setiap rumah adalah benteng pertama” pesan Florensius Ronny

“Ibu-ibu pengurus P2D Sintang, tolong jaga anak-anak kita. Kenali perubahan perilaku anak, jangan kasih ruang untuk narkoba masuk ke meja makan kita. P2D harus berani bicara. Buat program penyuluhan bahaya narkoba sampai ke tingkat dusun. Gandeng BNN, Polres, DAD Sintang. Jangan kita diam. Karena dengan kita diam berarti kita kalah. Waspadai juga pergaulan bebas karena teknologi memudahkan anak kita mengenali siapa saja. Ajarkan anak perempuan kita untuk menjaga diri, menjaga kehormatan. P2D harus jadi tempat curhat yang aman bagi remaja putri” tutup Florensius Ronny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed