aspwebnews.com, SINTANG – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus menerima audiensi dari Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang pada Rabu, 3 Juni 2026.
Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat dipimpin langsung oleh ketunya Dr. Uniawati, S.Pd., M.Hum didamping tim lainya. Sementara Kartiyus Sekda Sintang didampingi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Yustinus J, Asisten III Bidang Administrasi Umum Ahyarudin Siregar dan sejumlah Kepala Bagian di Lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang.
Uniawati Ketua Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat menjelaskan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar oleh jajaran pemerintahan itu sangat penting.
“ada Undang-undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Ada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pedoman Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia. Mendagri juga sudah mengeluarkan edaran. Kita wajib menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar” terang Uniawati
“kami berharap Pemkab Sintang bisa membentuk Tim Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia yang benar di Lingkungan Pemkab Sintang” terang Uniawati
“kami memiliki program Literasi Kebahasaaan dan Kesastraan, Pelindungan Bahasa dan Sastra Daerah, Penginternasionalan Bahasa Indonesia dan Pemartabatan Bahasa Indonesia” terang Uniawati
“di Balai Bahasa Provinsi Kalbar memiliki Tim Kerja Pelindungan Bahasa dan Sastra Daerah yang memiliki program Pemetaan Bahasa dan Sastra Daerah, Vitalitas Bahasa dan Sastra Daerah, Pendokumentasian Bahasa dan Sastra, Konservasi Bahasa dan Sastra Daerah serta Revitalisasi Bahasa dan Sastra Daerah” terang Uniawati
Kartiyus Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang menyambut baik tujuan audiensi dari Tim Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat ke Kabupaten Sintang.
“kita akan bentuk Tim Pelaksana Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia di Kabupaten Sintang. dan kita mendukung agar jajaran Pemkab Sintang dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar” terang Kartiyus







