aspwebnews.com, SINTANG – Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny melakukan launching Perlindungan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Bagi 4.500 pekerja di ekosistem perkebunan kelapa sawit selama 12 bulan oleh Pemerintah Kabupaten Sintang di Pendopo Bupati Sintang pada Senin, 25 Mei 2026.
Kegiatan dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sintang dan diikuti oleh Forkopimda, jajaran Disnakertrans Sintang, Pimpinan Bank Kalbar, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sintang, perwakilan perusahaan kelapa sawit dan perwakilan para pekerja.
Florensius Ronny Wakil Bupati Sintang menyampaikan program perlindungan jamsostek bagi pekerja sektor perkebunan kelapa sawit ini tujuannya untuk kebaikan masyarakat yang masih pra sejahtera dan supaya tercover dalam hal biaya jika mengalami musibah dalam melaksanakan pekerjaan.
“sudah pernah terjadi ada pekerja yang mengalami musibah kecelakaan kerja. Dan semuanya ditanggung oleh BPJS. Terkait dengan anggaran membayar biaya 4.500 tenaga kerja itu ditanggung dengan biaya dana bagi hasil sawit ke Pemkab Sintang. Karena memang 10% kalau tidak salah minimal 10% dari dana bagi hasil sawit tidak semuanya ke fisik tapi ada yang lari ke non fisik” terang Florensius Ronny
“tahun ini kita alokasikan 900 juta untuk membayar BPJS Ketenagakerjaan khusus pekerja sawit. Sebenarnya jumlah penduduk Kabupaten Sintang yang berhak mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan ini sekitar 8-9 persen. Data ini sinkron dengan data masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan sekitar 40-50 ribu jiwa” terang Florensius Ronny
“kalau hari ini dari DBH sawit kita melindung 4.500 orang pekerja, maka hanya 10 persen saja yang bisa kita lindungi dengan BPJS Ketenagakerjaan. Masih ada 90 persen yang layak tetapi belum tercover. Maka kami mohon perusahaan untuk membantu mengcover yang belum. Paling tidak 44 perusahaan perkebunan kelapa sawit bisa bantu melalui CSR untuk 10.000 orang pekerja” terang Florensius Ronny
“saya minta setiap perusahaan menanggung 300 orang pekerjanya yang setara dengan 40 jutaan per tahun. Pak Bupati Sintang juga secara pribadi juga langsung membantu 100 orang untuk setiap tahun. Saya Wakil Bupati Sintang siap bantu menanggung untuk 75 orang per tahun. Jadi ke depan, 4.500 orang ditanggung Pemkab Sintang, 10.000 dari perusahaan, Pak Bupati Sintang 100 orang, saya 75 orang, maka tersisa 30.000 orang masyarakat pra sejahtera yang belum tercover” beber Florensius Ronny
“saya berharap ada strategi agar 45.000 orang bisa dicover semuanya setiap tahun. Karena per orang itu hanya 18 ribu per bulan saja. Hanya nanti kemudian mungkin jadi catatan kita bersama bagaimana sistem untuk memudahkan masyarakat untuk menjadi anggota dan membayar iuran per bulan” terang Florensius Ronny
“selama ini sistem pembayarannya susah. Jadi kedepan harus dimudahkan, misalnya bekerjasama dengan CU dan sebagainya” terang Florensius Ronny






